Polisi Cina Tahan 4 Pria Penyebar Rumor Azab Kiamat


Empat pria Cina akan menyambut "akhir dunia" dari balik terali besi, sesuai dengan keyakinan mereka bahwa kiamat akan terjadi 21 Desember 2012 mendatang, tepat berakhirnya kelender hitung panjang (Long Count) Maya.

Keempatnya dibui akibat menyebarkan rumor kiamat. Dibumbui dengan azab kiamat yang bakal terjadi, versi mereka sendiri. Demikian dilaporkan RIA Novosti, seperti dimuat APA, Minggu (16/12/2012).

Dua pria ditangkap saat berkoar-koar soal kiamat melalui pengeras suara di jalanan Chongqing sebuah kotamadya berpenduduk 28 juta di barat daya China. Demikian dilaporkan China Daily.

Dua lainnya dibekuk Rabu lalu saat menyebarkan selebaran tentang kiamat di jalanan kota.

Atas perbuatannya itu, mereka dijatuhi hukuman tahanan singkat, selama 10 hari. Itu artinya, mereka ada di balik sel, saat "kiamat" datang Jumat pekan depan.

Polisi setempat berjanji tegas, menindak siapapun yang menyebarkan rumor yang mengganggu ketertiban umum.

Kekhawatiran dipicu rumor kiamat bukannya tanpa dasar. Seorang perempuan bernama Jiang, yaris bikin bangkrut keluarganya, gara-gara memberikan semua harta kekayaannya untuk amal, sebelum "kiamat" terjadi.

Ia menyumbangkan uang sekitar 2 juta yuan atau setara Rp 3 miliar untuk amal. Demikian dilaporkanModern Express, seperti dimuat oleh People's Daily Online, Rabu (5/12/2012).

Demi mengumpulkan uang sebanyak itu, Jiang bahkan menggadaikan apartemen keluarganya di Nanjing, ibukota Provinsi Jiangsu ke sebuah agen real estate seharga 1,04 juta yuan atau Rp 2,1 miliar. Padahal harga riilnya tiga kali lipat. Tanpa sepengetahuan keluarganya, juga anak perempuannya.

Tak sampai di sana, Jiang juga menarik semua simpanan milik keluarga dan meminjam uang dari sejumlah temannya.

Di sisi lain, di Cina juga diperkirakan terjadi "pernikahan massal" pada 21 Desember 2012. Tepat di hari "kiamat", meski rumor itu dibantah mentah-mentah oleh para ilmuwan.