cerita-asyik13 : Perbaiki cintamu sebelum kamu di peralat cinta


Keluarga bahagia adalah keluarga yang bisa menyelesaikan persoalan, bukan berarti bahagia tak ada persoalan di dalamnya. Tapi kebahagian itu di hasilkan karena bisa menyelesaikan persoalan yang ada.
Tak selalu masalah besar seperti perselingkuhan yang bisa menjadi perusak hubungan. Hal-hal kecil pun, yang dilakukan tanpa Anda sadari, bisa mengganggu keharmomisan. Tapi, tenang Anda bisa memperbaikinya.

Tak Puas dengan Bentuk Tubuh
Mengapa jadi masalah? Ketidakpuasan Anda pada tubuh tidak hanya memengaruhi mood, tapi juga mengganggu hubungan Anda dengan si dia. Anda berubah jadi sensi. Ucapan si dia yang bermaksud memuji, misalnya dengan mengatakan, "Mau kurus atau gemuk, kamu tetap terlihat cantik kok," malah Anda tanggapi dengan nada jengkel, "Jadi maksud kamu, aku gemuk?"
Maksud baik dia jelas tidak sampai pada Anda. Hal seperti ini jika dibiarkar berlarut akan menjadi masalah di kemudian hari. Menurut pakar hubungan, dr.Alice Pisciotto, perasaan malu terhadap tubuh bisa menurunkan gairah Anda dan pasangan. Karena, saat Anda merasa tak nyaman pada diri sendiri, Anda cenderung tak peduli pada hal lainnya dan inilah yang akan merusak makna kedekatan Anda dengan pasangan.

Yuk, perbaiki: Cobalah menerima bentuk tubuh Anda, dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Dengan begitu Anda tak lagi berpikir negatif, saat si dia mengatakan bahwa Anda cantik ataupun ketika ia mengajak Anda fitness bersama. Selain itu, bersikaplah lebih terbuka, jika Anda tak nyaman dengan ucapannya. Dan yang terpenting, jangan pernah katakan pada diri sendiri, bahwa Anda gemuk, karena ini akan selalu membuat Anda merasa gemuk.

Marah di Waktu yang Salah
Mengapa jadi masalah? Komunikasi memang menjadi salah satu kunci terpenting dalam sebuah hubungan. Meskipun begitu, komunikasi juga sebaiknya dilakukan di tempat dan waktu yang tepat. Terutama bila ingin membicarakan suatu masalah serius. Menghujaninya dengan berbagai pertanyaan menyudutkan saat berada di depan umum bukanlah cara yang tepat.

Yuk, perbaiki : Tahan emosi Anda saat sedang berada di tengah acara. Tunggulah hingga tiba di rumah atau tempat lain yang lebih nyaman. Jika Anda ingin membicarakan sesuatu padanya, buatlah janji terlebih dahulu. Karena, pembicaraan yang mendadak akan membuatnya merasa terintimidasi. Hindari menyelesaikan masalah melalui SMS atau e-mail.

Rajin Mengeluh
Mengapa jadi masalah? Kadang tanpa sadar kita sering mengeluh tentang dirinya. Dari mulai kebiasaan makannya yang enggak manner, hingga kesibukannya yang membuat Anda dan pasangan sulit bertemu. Meskipun Anda melakukannya sebagai bentuk ketidakpuasan terhadap pasangan, tetapi keluh kesah Anda akan membuatnya merasa berada di tengah musuh yang selalu menyerang dengan mencari kekurangannya. Dan ini bisa membuatnya menjauh dari Anda, karena merasa tak nyaman.

Yuk, perbaiki : Sesekali mengeluh padanya, karena sikap cueknya pada Anda, sah-sah saja. Tapi usahakan, Anda tak sekadar mengeluh. Sampaikan apa yang Anda inginkan darinya. lni akan membuatnya mengerti apa yang Anda harapkan darinya. Anda tak perlu mengeluhkan setiap perilakunya, karena bisa membuatnya merasa tak cukup baik untuk bersama Anda. Lagipula, kalau si dia bisa menerima segala kelebihan dan kekurangan Anda, mengapa Anda tidak bisa menerima kelebihan dan kekurangan dirinya?
Balas Dendam
Mengapa jadi masalah? Pernahkah Anda membalas setiap hal yang Anda peroleh dari pasangan. Misalnya saja, saat ia minta ditemani nonton DVD di rumah, Anda langsung menolaknya, karena seminggu yang lalu si dia tak bisa menemani Anda ke acara ulang tahun teman. Anda boleh melakukan ini sekali-sekali, tapi bila terlalu sering hubungan menjadi tak sehat.

Yuk, perbaiki : Sebuah hubungan bisa dikatakan sehat bila Anda dan pasangan bisa saling memberi dan menerima dengan seimbang. Tapi ini tak berarti Anda harus selalu balas dendam padanya. Sikap Anda yang seperti ini justru akan membuat Anda terlihat kekanak-kanakan.Toh, saat ia menolak ajakan Anda, tak berarti ia sengaja melakukannya. Bila ia telah memberi alasan yang jelas, sebaiknya lupakan kekesalan Anda.

Dibayangi Masa Lalu
Mengapa jadi masalah? Anda selalu punya ketakutan pasangan Anda akan melakukan kesalahan yang sama seperti mantan. Misalnya, bila dulu mantan kekasih Anda pernah selingkuh dengan personal trainer-nya di gym, maka kini Anda akan berusaha mencegah pasangan pergi ke gym. Maksud Anda mungkin agar kesalahan yang sama tidak terulang lagi. Tapi sayangnya, Anda membuat peraturan tanpa mempertimbangkan perasaan pasangan.
Selesaikan masalah anda di tempatnya, persoalan akan datang bertambah bila penyelesaianya tidak tepat.